Realita (harapan) UN Bocor dalam Anekdot

Realita (harapan) UN Bocor dalam Anekdot
 
         Disuatu sekolah yang amat tenang, sangat tenang, jauh dari kata keramaian, yang skan dilaksanakan UN.. "Omeegaatt..besokUN!!" "Oh No..gue belum siap!?%&" "Waduh..dukun gua belum pulang dari kampung lagi,,!" "Eh..Lu udah minum air dari Ponari belum..?" Itullah teriakan merdu dari anak-anak kelas XII suatu sekolah yang akan melaksanakan UN yang pasti bukan SMK N 1 REMBANG.

        Berbeda dengan Sheryl yang notabenenya rajin, pintar, selalu bawa Al-Kitab (kamus-kamus setebal triplek) tapi culun yang kidmat lupa daratan . Tiba-tiba boy datang dan bertanya "Haduh Sherrr..ngapain lu belajar sampe kasamata lu tambah tebel? mau ngegantiin Albert Enstein Lu?" - " Emang kenapa? ini kan buat persiapan UN! Emang kamu udah siap ngadepin UN? jawab Sheryl sambil bertanya. "Aku mlahan udah siap banget....siap tangan nadah bocoran UN" jawab Boy. Sheryl hanya manggut-manggut tanda tak mengerti,  sehari sebelum UN ternyata Boy tak mendapatkan bocoran soal/kunci jawaban UN. Boy hanya duduk sambil menengadahkan tangan di sebrang jalan berharap ada soal/ kunci jawaban UN jatuh dari langit. "Mau dapet bocoran UN? Mimpi Lo..!!" Kata Sheryl seraya berjalan pergi. Boy hanya terdiam dan berdoa dalam hati"Aku harap walau tak ada bocoran UN..semoga besok genteng ruang UN bocor..Ya Allah"..
Boy pun berjalan pulang dengan hati penuh harap....


( karya : Ayu Novitasari )

Kekkai Sensen